Jam'iyyatul Islamiyah (JmI)
Organisasi Jam'iyyatul Islamiyah Berlandaskan pada Alquran dan Hadis serta berasaskan Pancasila dan Undang Undang Dasar 1945

Berita

Foto Kiri: Kepala BRIN Dr. Laksana Tri Handoko, M.Sc. (tengah) memberikan penghargaan kepada Ketua MGB JmI, Prof. Dr. H.M. Amin Abdullah, sebagai penerima Habibie Prize 2024.
JAKARTA — Prof. Dr. H.M. Amin Abdullah, Ketua Majelis Guru Besar (MGB) Jam’iyyatul Islamiyah (JmI), mendapatkan penghargaan bergengsi Habibie Prize 2024 dalam acara penganugerahan yang dilaksanakan di Gedung BJ. Habibie, Jakarta, Senin (11/11/2024). Penghargaan ini diberikan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama Yayasan Sumber Daya Manusia Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (SDM IPTEK) Habibie Center sebagai bentuk penghormatan atas kontribusi luar biasa para ilmuwan di bidang intelektual.
Prof. Amin menerima penghargaan untuk kategori Ilmu Filsafat, Agama, dan Kebudayaan atas kiprahnya dalam mengembangkan pendekatan multidisiplin, interdisiplin, dan transdisiplin dalam studi agama dan budaya. Gagasan integrasi-interkoneksi keilmuan yang diusungnya telah memberikan fondasi filosofis dan epistemologis dalam menyelaraskan agama dan sains yang selama ini menjadi tantangan di berbagai ranah akademik.
Ketua Pelaksana Harian JmI, Ir. H. Ari Permadi, MLA, dan Sekretaris Pelaksana Harian JmI, Dr. M. Reza Arfiansyah, S.Sos., M.M., CPC. turut menghadiri acara ini dan memberikan ucapan selamat kepada Prof. Amin. Menurut Ari Permadi, Prof. Amin juga berkontribusi dalam menyebarkan pesan-pesan universal dan substansial Islam dalam rangka menciptakan harmoni, toleransi, dan kerukunan antarumat beragama. Hal ini sejalan dengan perannya sebagai Anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) yang turut memperkuat nilai-nilai kebangsaan dalam rangka mengokohkan kerukunan dan persatuan.
Selain Prof. Amin, ada empat penerima Habibie Prize lainnya, yakni Prof. Ir. Felycia Edi Soetaredjo (Bidang Ilmu Pengetahuan Dasar), Prof. Brian Yuliarto (Bidang Ilmu Rekayasa), Prof. Bachti Alisjahbana (Bidang Ilmu Kedokteran dan Bioteknologi), dan Prof. Anita Lie (Bidang Ilmu Sosial, Ekonomi, Politik, dan Hukum).
Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Kepala BRIN, Dr. Laksana Tri Handoko, M.Sc., yang menyampaikan apresiasinya kepada para penerima. “Selamat untuk lima mutiara negara kita. Mereka akan menjadi inspirasi bagi generasi muda, membawa Indonesia memasuki era baru penuh harapan,” ujarnya. Ia menambahkan, kontribusi para pemenang diharapkan bisa memberikan dampak positif bagi kemajuan ilmu pengetahuan dan ekonomi berbasis pengetahuan di Indonesia.
Anugerah Habibie Prize 2024 bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan, memberikan makna tersendiri tentang peran para ilmuwan sebagai pahlawan modern yang berjuang di medan intelektual demi kemajuan bangsa.

DEWAN PIMPINAN PUSAT
Jam'iyyatul Islamiyah (JmI)
Organisasi Jam'iyyatul Islamiyah Berlandaskan pada Alquran dan Hadis serta berasaskan Pancasila dan Undang Undang Dasar 1945
Berita / Berita Detail
Foto Kiri: Kepala BRIN Dr. Laksana Tri Handoko, M.Sc. (tengah) memberikan penghargaan kepada Ketua MGB JmI, Prof. Dr. H.M. Amin Abdullah, sebagai penerima Habibie Prize 2024.
JAKARTA — Prof. Dr. H.M. Amin Abdullah, Ketua Majelis Guru Besar (MGB) Jam’iyyatul Islamiyah (JmI), mendapatkan penghargaan bergengsi Habibie Prize 2024 dalam acara penganugerahan yang dilaksanakan di Gedung BJ. Habibie, Jakarta, Senin (11/11/2024). Penghargaan ini diberikan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama Yayasan Sumber Daya Manusia Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (SDM IPTEK) Habibie Center sebagai bentuk penghormatan atas kontribusi luar biasa para ilmuwan di bidang intelektual.
Prof. Amin menerima penghargaan untuk kategori Ilmu Filsafat, Agama, dan Kebudayaan atas kiprahnya dalam mengembangkan pendekatan multidisiplin, interdisiplin, dan transdisiplin dalam studi agama dan budaya. Gagasan integrasi-interkoneksi keilmuan yang diusungnya telah memberikan fondasi filosofis dan epistemologis dalam menyelaraskan agama dan sains yang selama ini menjadi tantangan di berbagai ranah akademik.
Ketua Pelaksana Harian JmI, Ir. H. Ari Permadi, MLA, dan Sekretaris Pelaksana Harian JmI, Dr. M. Reza Arfiansyah, S.Sos., M.M., CPC. turut menghadiri acara ini dan memberikan ucapan selamat kepada Prof. Amin. Menurut Ari Permadi, Prof. Amin juga berkontribusi dalam menyebarkan pesan-pesan universal dan substansial Islam dalam rangka menciptakan harmoni, toleransi, dan kerukunan antarumat beragama. Hal ini sejalan dengan perannya sebagai Anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) yang turut memperkuat nilai-nilai kebangsaan dalam rangka mengokohkan kerukunan dan persatuan.
Selain Prof. Amin, ada empat penerima Habibie Prize lainnya, yakni Prof. Ir. Felycia Edi Soetaredjo (Bidang Ilmu Pengetahuan Dasar), Prof. Brian Yuliarto (Bidang Ilmu Rekayasa), Prof. Bachti Alisjahbana (Bidang Ilmu Kedokteran dan Bioteknologi), dan Prof. Anita Lie (Bidang Ilmu Sosial, Ekonomi, Politik, dan Hukum).
Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Kepala BRIN, Dr. Laksana Tri Handoko, M.Sc., yang menyampaikan apresiasinya kepada para penerima. “Selamat untuk lima mutiara negara kita. Mereka akan menjadi inspirasi bagi generasi muda, membawa Indonesia memasuki era baru penuh harapan,” ujarnya. Ia menambahkan, kontribusi para pemenang diharapkan bisa memberikan dampak positif bagi kemajuan ilmu pengetahuan dan ekonomi berbasis pengetahuan di Indonesia.
Anugerah Habibie Prize 2024 bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan, memberikan makna tersendiri tentang peran para ilmuwan sebagai pahlawan modern yang berjuang di medan intelektual demi kemajuan bangsa.
© 2023 Organisasi Jam'iyyatul Islamiyah (JmI)
v.1.0.0