Jam'iyyatul Islamiyah (JmI)
Organisasi Jam'iyyatul Islamiyah Berlandaskan pada Alquran dan Hadis serta berasaskan Pancasila dan Undang Undang Dasar 1945

Berita

Foto Kanan Atas: Wakil Ketua Komisi Nasional Disabilitas Kementerian Sosial Republik Indonesia, Deka Kurniawan, M.Pd. memberikan sambutan. Foto Kiri Atas: Ustaz Dennis Lim saat menyampaikan tausiah. Foto Kanan Bawah: Imam Masjid Ar-Ridho Baiti Jamak Islamiyah, H. Ahmad Sukarta (dua dari kiri), bersama narasumber.
BEKASI – Ratusan anak penyandang disabilitas berkumpul di ruang utama Masjid Ar-Ridho Baiti Jamak Islamiyah, Cikunir, Bekasi, Selasa (19/03/2024). Mereka sedang memeriahkan Peringatan Hari Down Syndrome Sedunia yang diselenggarakan oleh Yayasan Cahaya Keluarga Fitrah (CAGAR Foundation) di masjid yang dikelola oleh Dewan Pimpinan Daerah Jam’iyyatul Islamiyah (DPD JmI) DKI Jaya. Hadir dalam acara tersebut, Wakil Ketua Komisi Nasional Disabilitas Kementerian Sosial Republik Indonesia, Deka Kurniawan, M.Pd. dan dai kondang, Ustaz Dennis Lim.
Dalam sambutannya, Deka Kurniawan, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang memiliki perhatian dan rela berjuang untuk membantu para penyandang disabilitas. “Bulan Ramadan sebagai bulan yang istimewa kita mewarnainya dengan keberadaan anakanak spesial. Mencurahkan kasih sayang buat anak-anak yang spesial ini menjadi spirit kita. Sesungguhnya kita ditolong dan diberikan rezeki karena keberadaan dari saudara-saudara yang memiliki keterbatasan,” ujarnya.
Deka mengajak semua orang untuk membangun perspektif positif dan penuh teloransi terhadap disabilitas. “Disabilitas adalah bagian dari kehidupan kita. Perspektif ini harus dibangun karena penyandang disabilitas di Indonesia banyak mengalami diskriminasi. Kami mengajak elemen masyarakat untuk memperbaiki persepsi pandangan tentang disabilitas,” lanjutnya. Ia menambahkan, sudah saatnya paradigma terhadap disabilitas ditingkatkan dari charity base menjadi right base. Jika charity base menekankan pada pemberian belas kasihan atau sumbangan sukarela, right base mengupayakan terpenuhinya hak yang sama bagi penyandang disabilitas, seperti hak akses pendidikan, pekerjaan, layanan kesehatan, transportasi, dan lainnya.
Sementara Ustaz Dennis Lim menyampaikan tausiah dengan tema “Sempurnakan Ramadanmu bersama Insan Spesial (Penyandang Disabilitas).” Penceramah yang biasa dipanggil Koh Lim ini mengungkapkan, anak-anak penyandang disabilitas banyak memiliki keistimewaan yang dianugerahkan Allah. Oleh karena itu, Islam mengajarkan untuk menghormati, mengapresiasi, dan memberikan kasih sayang terhadap anak-anak penyandang disabilitas.
Ketua Dewan Kemakmuran Masjid Ar-Ridho Baiti Jamak Islamiyah, Kombes Drs. H. M. Faisal Ramadanus, menyambut baik kegiatan ini. Menurutnya, Masjid Ar-Ridho bukan hanya tempat melaksanakan ibadah wajib, tetapi juga siap melayani berbagai kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat. “Masyarakat tinggal memberitahukan kepada Pengurus Masjid secara resmi melalui surat. Setelah bermusyawarah, Pengurus Masjid akan memberikan izin kepada masyarakat yang ingin menggunakan fasilitas masjid untuk kegiatan yang bermanfaat,” terangnya.
Kegiatan ini dimeriahkan dengan bazar yang memamerkan berbagai buah karya penyandang disabilitas. Acara ditutup dengan doa dan dilanjutkan dengan buka bersama.

DEWAN PIMPINAN PUSAT
Jam'iyyatul Islamiyah (JmI)
Organisasi Jam'iyyatul Islamiyah Berlandaskan pada Alquran dan Hadis serta berasaskan Pancasila dan Undang Undang Dasar 1945
Berita / Berita Detail
Foto Kanan Atas: Wakil Ketua Komisi Nasional Disabilitas Kementerian Sosial Republik Indonesia, Deka Kurniawan, M.Pd. memberikan sambutan. Foto Kiri Atas: Ustaz Dennis Lim saat menyampaikan tausiah. Foto Kanan Bawah: Imam Masjid Ar-Ridho Baiti Jamak Islamiyah, H. Ahmad Sukarta (dua dari kiri), bersama narasumber.
BEKASI – Ratusan anak penyandang disabilitas berkumpul di ruang utama Masjid Ar-Ridho Baiti Jamak Islamiyah, Cikunir, Bekasi, Selasa (19/03/2024). Mereka sedang memeriahkan Peringatan Hari Down Syndrome Sedunia yang diselenggarakan oleh Yayasan Cahaya Keluarga Fitrah (CAGAR Foundation) di masjid yang dikelola oleh Dewan Pimpinan Daerah Jam’iyyatul Islamiyah (DPD JmI) DKI Jaya. Hadir dalam acara tersebut, Wakil Ketua Komisi Nasional Disabilitas Kementerian Sosial Republik Indonesia, Deka Kurniawan, M.Pd. dan dai kondang, Ustaz Dennis Lim.
Dalam sambutannya, Deka Kurniawan, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang memiliki perhatian dan rela berjuang untuk membantu para penyandang disabilitas. “Bulan Ramadan sebagai bulan yang istimewa kita mewarnainya dengan keberadaan anakanak spesial. Mencurahkan kasih sayang buat anak-anak yang spesial ini menjadi spirit kita. Sesungguhnya kita ditolong dan diberikan rezeki karena keberadaan dari saudara-saudara yang memiliki keterbatasan,” ujarnya.
Deka mengajak semua orang untuk membangun perspektif positif dan penuh teloransi terhadap disabilitas. “Disabilitas adalah bagian dari kehidupan kita. Perspektif ini harus dibangun karena penyandang disabilitas di Indonesia banyak mengalami diskriminasi. Kami mengajak elemen masyarakat untuk memperbaiki persepsi pandangan tentang disabilitas,” lanjutnya. Ia menambahkan, sudah saatnya paradigma terhadap disabilitas ditingkatkan dari charity base menjadi right base. Jika charity base menekankan pada pemberian belas kasihan atau sumbangan sukarela, right base mengupayakan terpenuhinya hak yang sama bagi penyandang disabilitas, seperti hak akses pendidikan, pekerjaan, layanan kesehatan, transportasi, dan lainnya.
Sementara Ustaz Dennis Lim menyampaikan tausiah dengan tema “Sempurnakan Ramadanmu bersama Insan Spesial (Penyandang Disabilitas).” Penceramah yang biasa dipanggil Koh Lim ini mengungkapkan, anak-anak penyandang disabilitas banyak memiliki keistimewaan yang dianugerahkan Allah. Oleh karena itu, Islam mengajarkan untuk menghormati, mengapresiasi, dan memberikan kasih sayang terhadap anak-anak penyandang disabilitas.
Ketua Dewan Kemakmuran Masjid Ar-Ridho Baiti Jamak Islamiyah, Kombes Drs. H. M. Faisal Ramadanus, menyambut baik kegiatan ini. Menurutnya, Masjid Ar-Ridho bukan hanya tempat melaksanakan ibadah wajib, tetapi juga siap melayani berbagai kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat. “Masyarakat tinggal memberitahukan kepada Pengurus Masjid secara resmi melalui surat. Setelah bermusyawarah, Pengurus Masjid akan memberikan izin kepada masyarakat yang ingin menggunakan fasilitas masjid untuk kegiatan yang bermanfaat,” terangnya.
Kegiatan ini dimeriahkan dengan bazar yang memamerkan berbagai buah karya penyandang disabilitas. Acara ditutup dengan doa dan dilanjutkan dengan buka bersama.
© 2023 Organisasi Jam'iyyatul Islamiyah (JmI)
v.1.0.0