Wakil Menteri Kominfo Hadir di Masjid JmI Bekasi

Jam'iyyatul Islamiyah (JmI)

Organisasi Jam'iyyatul Islamiyah Berlandaskan pada Alquran dan Hadis serta berasaskan Pancasila dan Undang Undang Dasar 1945

Berita / Berita Detail

Wakil Menteri Kominfo Hadir di Masjid JmI Bekasi
Sabtu, 24 Februari 2024
Bagikan : Copy Link Share to WhatsApp Share to Telegram Share to WhatsApp Share to Twitter

Foto Kiri: Reporter JmI, Hendra Mahendrata, mewawancarai Wamenkominfo, Nezar Patria S.Fil., M.Sc., M.B.A., usai menghadiri pernikahan jemaah DPD JMI DKI Jaya di Masjid Ar-Ridho Baiti Jamak Islamiyah Cikunir, Bekasi. Fota Kanan: Wamenkominfo bersama kedua mempelai didampingi orangtuanya. 


BEKASI – Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika (Wamenkominfo), Nezar Patria, menghadiri pernikahan Fansyuri Jenar Rachman dan Farly Andrey Putra Fauzy di Masjid Ar-Ridho Baiti Jamak Islamiyah, Cikunir, Bekasi, Sabtu (24/02/2024). Fansyuri Jenar Rachman adalah putri Ketua Departemen Komunikasi dan Hubungan Publik Dewan Pimpinan Pusat Jam’iyyatul Islamiyah (DPP JmI), H. Alven Stony, S.I.P. 


Ditemui usai menjadi saksi pernikahan, Wamenkominfo memberikan keterangan seputar program Literasi Digital berbasis Artificial Intelligence (AI) yang disediakan kementeriannya. Ia mendorong umat Islam di Indonesia memanfaatkan program tersebut yang saat ini sudah diikuti lebih dari 50 juta orang dalam jaringan literasi digital. Nezar menjelaskan, AI memiliki basis dalam algoritma yang pertama kali ditemukan oleh para ilmuwan muslim. Kontribusi intelektual muslim dalam hal ini menjadi fondasi penting bagi pengembangan kecerdasan buatan.  


Lebih lanjut, Wamen mengatakan, AI dapat bermanfaat untuk mengelola data-data ibadah dan kesehatan. Dengan analisis data yang cermat, AI dapat membantu umat Islam memahami ajaran agama dan Sunah Rasul. “AI suatu emerging teknologi yang sebetulnya sama dengan teknologi yang lain, yang bisa kita manfaatkan untuk kemaslahatan umat. AI ini sebagai alat bantu untuk mempermudah urusan kita, misalnya, kita bisa memanfaatkan korpus data yang besar yang bisa kita ikuti selama bulan Ramadan,” terangnya. 


Ketua Tim Pengembangan Website Jam’iyyatul Islamiyah (JmI), H. M. Emir Maulana Madransyah, S.E., menyambut baik program literasi digital yang diluncurkan Kominfo. Menurutnya, dalam era modernisasi yang berkembang pesat, adaptasi terhadap literasi digital telah menjadi keharusan, termasuk bagi organisasi keagamaan seperti JmI. “JmI sebagai organisasi tentu sudah paham bahwa di era modernisasi atau digitalisasi, sebuah organisasi harus menyampaikan informasi dalam bentuk digital. Karena itulah, JmI telah memiliki website resmi organisasi sebagai sarana informasi dan edukasi bagi masyarakat luas, khususnya umat Islam. Selain itu, JmI menggunakan digitalisasi dalam dakwahnya, seperti program Musyawarah Internasional Agama Islam secara live streaming tiap dua pekan sekali,” ungkapnya.  


Emir melanjutkan, literasi digital berbasis AI mesti dikelola untuk kemaslahatan umat dalam bentuk penyajian informasi positif dan berguna. “Dengan dukungan penuh dari berbagai pihak, semoga program literasi digital berbasis AI dapat memberikan manfaat maksimal untuk umat Islam Indonesia,” harapnya. Langkah adaptasi terhadap perkembangan teknologi ini dibutuhkan untuk memperkaya pengetahuan dan keterampilan digital umat, serta menciptakan ekosistem digital yang sehat dan bermanfaat bagi seluruh masyarakat. 



© 2023 Organisasi Jam'iyyatul Islamiyah (JmI)

v.1.0.0